Hack Profil FB Dijadikan Online Shop Palsu

Kepada peselancar internet yang memiliki akun profil di situs-situs jejaring sosial agaknya perlu lebih berhati-hati dalam menjaga dari akses orang-orang yang tidak berhak.

Baru-baru ini aku menjumpai postingan wall Facebook dari “toko online” yang menjajakan gadget high-end dengan harga sangat miring (mungkin seperti orang yang jualannya ). Ya, masakan Nokia N900 yang harga normalnya Rp 4.900.000,- dibanderol Rp 1.500.000,- dengan “kualitas aseli/bukan replika”, demikian juga dengan produk-produk seperti MacBook Pro seharga Rp 6.700.000,-

Melihat harga-harga yang tidak wajar bikin aku penasaran untuk mengulik profil Facebook tersebut.

Toko Online Palsu

Profil “toko online” ini melabel dirinya sebagai toko online ber-SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) dan ber-TDP (Tanda Daftar Perusahaan), lengkap dengan foto “toko offline”-nya yang berlokasi di Batam.

Tapi setelah ditelusuri memang bukan hanya harganya yang tidak wajar, namun masih ada beberapa hal yang tidak wajar. Jika Anda menemukan keganjilan-keganjilan seperti ini, mungkin Anda akan berpendapat bahwa ini adalah toko online palsu alias penipuan.

Sangat berusaha meyakinkan calon “customer” (baca: korban) untuk percaya.

Ada pertanyaan yang bisa diajukan, mengapa bisa seseorang begitu rupa berusaha untuk meyakinkan orang untuk percaya? Jawabannya mudah, karena dia tidak bisa dipercaya. Coba Anda bandingkan dengan orang-orang yang Anda hormati. Jika beliau berujar, apakah kita percaya dengan ucapannya, meskipun dia sama sekali tidak berusaha meyakinkan Anda akan kebenaran ucapannya?

Berusaha meyakinkan “customer”

Profil pribadi disulap jadi toko dalam sekejap.

Tidakkah aneh jika seseorang merelakan profil pribadinya–yang mana digunakan untuk bersosialisasi dan berteman pada umumnya–dirombak menjadi sebuah toko online. Hari-hari sebelum “About Me” diubah masih terjadi percakapan dan salam, tetapi setelah itu semua berubah jadi postingan gadget.

Wall sebelum di-hack (kiriman sebelum “Changed his About Me”)
Wall setelah di-hack. (kiriman setelah “Changed his About Me”)

Kasihan juga yang punya akun, profilnya di-hack di hari ulang tahunnya..

Alamat URL tidak sesuai dengan nama toko.

Mungkin kita sudah tidak heran lagi jika melihat URL facebook dari “Toko Jujur” ini sebagai http://www.facebook.com/melinda (nama ini hanya contoh saja).

Toko berisi konten pribadi.

Mungkin orang yang me-hack cukup pintar untuk mengubah nama, informasi serta menghapus semua album foto dan menukarnya dengan gambar-gambar “barang” jualan. Tapi karena itu bukan laman miliknya, mungkin dia kurang teliti dengan menyisakan konten-konten yang sifatnya pribadi, seperti notes main bulu ketek ini.

Toko gadget main bulu ketek?

No offense ya buat yang profilnya dipakai untuk screenshot di sini. Sebenarnya ada beberapa nama profil dari koneksi Facebook aku yang punya gejala-gejala yang sama. Saran untuk mereka (pemilik sebenarnya) yang profilnya di-hack, sebaiknya segera laporkan kepada pihak penyedia layanan, d.h.i Facebook agar nama baik tidak tercoreng.

Laporkan penyalahgunaan.

Menjaga akun online Anda

Moral dari blog kali ini adalah: jagalah keamanan data pribadi Anda di Internet. Berikut ini ada sedikit tips yang mungkin bermanfaat:

  • Jangan gunakan password yang sama pada beberapa layanan/website. Jika sampai seseorang berhasil membobol password Anda di satu tempat, akun Anda di situs lain masih aman karena memiliki password yang beda.
  • Logout sehabis menggunakan. Ini sangat penting jika Anda memakai komputer publik, seperti di warnet atau komputer pinjaman.
  • Jangan centang tanda “Tetap masuk”, “Ingat saya” atau “Remember me” jika memakai komputer publik. Dengan mencentang tanda ini, akun akan tetap bisa diakses walaupun peramban web ditutup.
  • Hapus history penjelajahan. Setiap halaman yang Anda buka tercatat di komputer. Jika catatan ini tidak dihapus, orang lain bisa menelusuri halaman apa saja yang pernah dibuka dengan menekan Ctrl+H.
    Menu untuk menghapus di tiap browser mungkin tidak sama, tetapi pada pokoknya cari saja menu semacam “Clear browsing history” atau “Clear browser cache” atau “Bersihkan sejarah penjelajahan”


2 comments